hagi's posts with tag: muak
 | jurkam | Jul 25, '07 7:50 AM for everyone |
beberapa hari belakangan ini kampanye pilkada dki marak. kian heboh. makin parah. spanduk, umbul-umbul, pamflet, poster. semua bergambar dan bertuliskan nama cagub dan cawagub. deep down inside, gw gak mau ambil peduli. meski memang tanah garapan gw di wilayah itu. toh gw bukan penduduk dki juga. tapi ya tetap keganggu ajah. mungkin, buat massa mengambang, sebagai fokus target kampanye mereka, jalan memasang segala bentuk media kampanye itulah jalan yang paling efektif – yeah, di luar money politic, sepertinya. bukan cuma tim sukses kedua calon, tapi juga partai-partai pendukungnya. semua saling berlomba mejeng, biar tampangnya kian dikenal, biar namanya kian diingat, yang menurut gw, semua itu nggak ada guna dan manfaatnya bagi rakyat. jadi, karena gw tau, bukan cuma gw yang merasa sangat terganggu dengan kampanye mereka yang seperti itu, rasanya, tak berlebihan jika gw bakal maklum sedalam-dalamnya, kalo nggak lama lagi, bakal ada gerombolan yang merusak, mencopoti, merobek, dan membakar segala macam tempelan dan bentangan kain milik mereka. cukup sudah janji-janji. jika pilihan kampanyenya seperti itu, apakah mereka pantas dipilih? pertanyaan berikutnya: lalu, siapa yang pantas, mampu dan mau, serta diterima buat memimpin wilayah dki?
temen-temen semua, kalo pernah baca jurnal hagi|2, itu yang bikin bukan gw. seenaknya aja sih, dia ngacak-ngacak jurnal orang. pake jelek-jelekin gw segala. udah gitu, dia berharap pengin jadi alter ego gw. dan sialnya, sebagian temen suka sama dia pula. ah, ya udah, biar jadi saringan juga. mana yang setia sama kawan lama, dan mana yang tergiur sama barang baru. bah, pahlawan kemaluan, katanya?
saat ini gw lagi banyak bahan buat bikin jurnal.
untungnya, timing dan mood-nya lagi nggak terlalu bagus,
jadi kalian bisa sedikit bernafas lega,
nggak keujanan jurnal dari gw..
ugh!

perlahan tapi pasti,
koneksi internet ini,
membuat pahala puasa berkurang..
pecuuuuuy,
di mana kamu?
image
 | bayangan | Oct 18, '06 5:53 AM for everyone |
sebel.
kalo koneksi internetnya lambat kayak gini,
gw jadi berasa kayak lucky luke,
bedanya, gw mengetik lebih cepat dari bayangan..
hihihi..
sebel.
image
lain kali,
bilang terus terang dari awal,
jadi, gw bisa mempersiapkan diri dengan baca buku ini dulu..
!!
image
 | HUJAN | Apr 6, '06 3:52 AM for everyone |
dan hujan telepon dan smspun dimulai. brengsek! ada yang mau dititipin hp gw?
gara-gara sebuah portal melansir dua berita,
sejumlah teman, dan beberapa orang tak kukenal,
mulai keranjingan lagi mengontakku..
pesan, sebelum kehabisan, begitu kata mereka.
damn, kenapa nggak bisa sabar sih.
nanti kan ada pengumuman resminya.
oya, semoga kalian paham bahasa indonesia.
bahwa jurnal ini, PM-ku, juga email dan teleponku, bukan wadah untuk memesan.
read my lips:
S – A – B – A – R!
cukup sudah.
gak mau lagi.
males banget.
begitu status gw ubah jadi available, selalu banyak yang PM.
why? why? why?
 | sesek | Nov 28, '05 9:08 AM for everyone |
dada gw mulai sesek.
oksigen di sekitar gw lagi tipis.
tugas2 mulai bertumpuk.
dan kerja gw mesti ekstra dua kali lipat..
untungnya pikiran gw mulai mengerucut.
sensitivitas gw meningkat.
dan insting gw menajam..
hate this.
but love this too.
snikt!
 belakangan ini gw lagi males bersosialisasi..
rasanya muak yang gw idap nggak abis2..
males ber-hey hoy kiri kanan seperti yang biasa gw lakukan..
penyebabnya?
hmmm, mungkin karena gw terlalu open..
yang bikin semua bumerang yang pernah gw lempar,
kembali ke gw dalam waktu bersamaan..
brengsek..
sepanjang karir gw jadi mahluk sosial,
fase ini yang paling buruk..
males-males-males..
muak-muak-muak!


jangan sekali-kali melupakan sejarah.
itu jargon yang digulirkan bung karno, pada masa jayanya.
kenapa kita tak boleh melupakan sejarah?
karena mereka adalah jejak kita.
tapak tilas perjalanan kita, dari waktu tertentu sampai saat ini.
detik ini, momen ini.
so, coba tengok lagi ke belakang.
apa aja yang udah elo lewati..
sebuah kebun bunga yang indah? jurang menganga yang penuh bangkai?
atau elo nggak liat apa-apa?
mungkin elo pernah nginjek kotoran, terjatuh karena terperosok ke lobang, atau kejedot tembok karena nggak perhatiin jalan..
percayalah, kegagalan dan kesuksesan yang kita pernah buat,
adalah jalan setapak yang mengantarkan kita ke titik ini.
tak ada yang bisa diubah. tapi kita bisa bercermin darinya.
mempelajari dan menerima semuanya dengan tangan dan hati terbuka.
agar semua itu tak memberatkan langkah kita..

pernahkah kita nggak membela diri?
dengan berjuta pembenaran dan beragam justifikasi?
padahal, akui aja kalo kita salah. terima aja bahwa kita kadang melakukan hal-hal tolol.
karena nggak selamanya dunia ada di genggaman kita.
sesekali menerima kenyataan bahwa kita salah, mungkin ada baiknya juga
buat kesehatan mental kita.. toh, kepercayaan orang nggak lantas hilang
karena itu..
mungkin, pengakuan itu malah bikin mereka tambah respect..
jadi, berhentilah mengkambinghitamkan segala sesuatu di sekitar kita..
dan belajarlah menerima kenyataan apa adanya..
 | nggak | Aug 10, '05 6:39 AM for everyone |
nggak semua orang bisa suka elo.
dan memang kita nggak juga bisa nyenengin semua orang.
so, kalo ada yang nggak suka sama elo, bahkan mungkin itu orang2 dekat
elo, ya terima aja. dunia lo nggak akan hancur karena ulah mereka kok..
udah cukup lama gw menganut paham itu.
penyebabnya, gw gampang bosen, dan buat ngatasinnya, gw pake logika terbalik..
gw coba liat semua realita dan fakta-fakta di hadapan gw dengan cara
yang bener2 berbeda, bahkan 180 derajat. mungkin itu yang bikin paham
ini disebut demikian.
belakangan ini paham itu lagi ngetren.
banyak juga yang mulai nganut itu dan mengaplikasikannya ke segi-segi kehidupan.
artinya, bentar lagi paham itu bakal jadi mainstream.
dan, itu saatnya gw pindah paham lagi.
nggak usah tanya kenapa.
 marah-marah?
nggak guna.
karena masalahnya nggak akan selesai.
apalagi, karena sesuatu yang tolol.
tapi yeah, katarsis itu lebih guna.
cuma, emang mesti dimenej supaya lebih positif.
elo nggak mau rugi kan?
keterangan foto: pic ini udah pernah dipake, tapi nggak ada image lain lagi yang bisa mewakili. so, eat her mid finger!

 4 hari di bandung.
lumayan seger.
walaupun jadwal padet-det..
balik ke rutinitas.
ribuan email menunggu dilirik dan didelete.
bah.
mulai muak lagi.
telapak tangan sekali lagi mesti dibalik.
chaos mesti diperbanyak..

| |